Kita sama-sama berucap dalam sebuah makna kata yang sama
Dan janji pun terlontar berusaha senada
Bahkan peluh yang memandikan tubuh dalam perjalanan kita pun seakan berkehendak melantunkan bahasanya dengan makna yang sama pula
Namun kita di paksa berhadapan dengan realitas
Realitas dalam sebuah prosesi perjalanan kita
Sehingga melarutkan janji yang telah terucap, melarutkan peluh dalam realitas yang tak terhindarkan
Arsip untuk April, 2008
entah
Diposkan dalam celoteh pada April 30, 2008 | 1 Komentar »
Pengamen itu…
Diposkan dalam celoteh pada April 21, 2008 | 2 Komentar »
Badannya kurus, bahkan bisa dibilang kurus kering, warna kulitnya coklat pekat terbakar matahari, pakaiannya lusuh. Seutuhnya, penampilannya sangat kumal, jenis kelaminnnya laki2, ber”profesi” sebagai pengamen. Melihat perawakannya, laki-laki ini berkisar antara usia 15 sampai 18 tahun-an, usia yang masih muda tentunya.
Jika kita coba jabarkan dengan mengambil latar belakang perekonomian, usia laki-laki tersebut seharusnya masuk dalam [...]
kematian
Diposkan dalam celoteh pada April 19, 2008 | 2 Komentar »
Aku bermimpi…
Aku berkhayal…
Seluruh tubuhku terbalut kain berwarna putih bersih…
Aku terbaring dalam keheningan, jauh dari hingar bingar…
Rona mukaku begitu polos dan pasi, hanya satu garis senyuman tersungging diantara bibir pucatku…
Adzan magrib diantara rintik hujan menggema sampai rumahku yang sedang ramai, menandakan malam di hari kamis itu sudah bergulir…
Tuhan, mimpi ini akankah nyata nanti?
Tuhan, khayalan ini begitu [...]